Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Video OAP Bawa Bendera KNPB di Kebun Warga Viral, Penduduk Dusun Allukeke Gowa Tegas Menolak

×

Video OAP Bawa Bendera KNPB di Kebun Warga Viral, Penduduk Dusun Allukeke Gowa Tegas Menolak

Sebarkan artikel ini
Kolase. Pengibaran bendera KNPB di kebun warga di Gowa; dan setelah diketahui, pemilik kebun pun datang membawa bendera merah putih.
Example 325x300

klikkiri.co – Sebuah video yang menampilkan tiga warga asal Papua membawa bendera Komite Nasional Papua Barat (KNPB) di kawasan hutan Desa Bellapunrangan, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, beredar luas di media sosial. Video tersebut diketahui terjadi pada 13 Desember 2025 dan menyebar secara masif melalui platform Facebook, sehingga memicu berbagai reaksi dari warganet.

Video berdurasi sekitar satu menit itu memperlihatkan tiga pria berada di area perkebunan. Salah seorang di antaranya tampak membawa sebatang kayu yang dipasangi bendera berwarna merah dengan simbol bintang di bagian tengah. Dalam rekaman tersebut, seorang pria yang mengenakan kaus hijau menyampaikan pernyataan terkait peringatan Hari Ulang Tahun KNPB ke-16.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Dalam narasi videonya, pria tersebut menyebut bahwa aktivitas mereka berlangsung di kawasan Bili-Bili, Makassar, dan diisi dengan kegiatan berkebun, termasuk menanam singkong. Namun, setelah dilakukan penelusuran, lokasi yang diduga menjadi tempat pengambilan video tersebut berada di wilayah Dusun Allukeke, Desa Bellapunrangan, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa.

Menanggapi beredarnya video tersebut, masyarakat Dusun Allukeke menyatakan penolakan tegas terhadap pengibaran bendera KNPB di wilayah mereka. Warga menilai tindakan tersebut tidak mencerminkan aspirasi masyarakat setempat dan berpotensi menimbulkan keresahan serta gangguan keamanan lingkungan.

Lokasi pengibaran bendera tersebut diduga berada di lahan milik seorang warga bernama Yusuf Dg. Ngalli. Pemilik lahan mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya pemasangan bendera KNPB di kebunnya. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya terdapat sejumlah Orang Asli Papua (OAP) yang datang dengan alasan ingin membantu pekerjaan berkebun.

“Mereka datang bilang mau bantu berkebun, jadi saya tidak curiga. Saya tidak tahu kalau ada pemasangan bendera KNPB di kebun saya,” ujar Yusuf Dg. Ngalli.

Adapun identitas pemilik lahan adalah sebagai berikut: Nama Yusuf Dg. Ngalli, berusia 59 tahun, beralamat di Dusun Allukeke, Desa Bellapunrangan, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, dengan pekerjaan sebagai petani kebun. Yusuf menegaskan bahwa dirinya tidak pernah memberikan izin atas aktivitas tersebut dan sangat menyayangkan kejadian yang terjadi di lahannya.

“Saya menolak dan menyayangkan adanya bendera itu di kebun saya. Saya tidak ingin hal seperti ini menimbulkan masalah atau kesalahpahaman di masyarakat,” lanjutnya.

Penolakan juga datang dari masyarakat sekitar yang berharap agar wilayah mereka tetap aman dan kondusif. Warga meminta agar setiap aktivitas dilakukan secara terbuka serta seizin pemilik lahan dan aparat setempat, demi menjaga ketertiban dan keamanan bersama.

Menindaklanjuti video viral tersebut, personel Kodim 1409 Gowa bersama Polres Gowa mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat pengambilan gambar. Aparat menyisir sejumlah rumah kebun dan area sekitar guna memastikan situasi tetap aman dan terkendali serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan.

Hingga saat ini, situasi di Dusun Allukeke dilaporkan dalam keadaan kondusif. Masyarakat setempat menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan lingkungan dan menolak segala bentuk kegiatan yang dapat memicu konflik maupun keresahan sosial di wilayah Kabupaten Gowa.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300