Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Pelantikan HMI Komdak Gowa Raya Tegaskan Isu Ruang Intelektual dan Krisis Kaderisasi

×

Pelantikan HMI Komdak Gowa Raya Tegaskan Isu Ruang Intelektual dan Krisis Kaderisasi

Sebarkan artikel ini
Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Dakwah dan Komunikasi (KOMDAK) Cabang Gowa Raya resmi melantik kepengurusan baru periode 2026–2027/1447 H.
Example 325x300

klikkiri.co – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Dakwah dan Komunikasi (KOMDAK) Cabang Gowa Raya resmi melantik kepengurusan baru periode 2026–2027/1447 H dalam sebuah momentum yang tidak sekadar seremonial, tetapi juga menjadi ruang refleksi atas arah gerakan kader di tengah tantangan zaman.

Kegiatan yang dirangkaikan dengan halal bihalal ini digelar di Aula Besar Gedung PPG Kampus III UIN Alauddin Makassar, Minggu (26/4/2026), dengan mengangkat tema “Kembali ke Khittah Perjuangan: Menegakkan Nilai, Menyatukan Arah”.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Tema tersebut menegaskan kegelisahan internal organisasi terhadap semakin menyempitnya ruang intelektual kader serta perlunya reposisi peran HMI sebagai gerakan yang berbasis nilai, bukan sekadar aktivitas seremonial.

Dalam sambutannya, alumni KOMDAK, Prof. Dr. Nurhidayat Muhammad Said, menyoroti secara tajam fenomena degradasi intelektualitas kader. Ia menegaskan bahwa HMI tidak boleh kehilangan ruh keilmuannya.

“Kader HMI tidak boleh hanya sibuk pada seremoni. Tradisi membaca dan berpikir harus menjadi identitas utama. Bahkan seorang ketua wajib memiliki kapasitas intelektual yang melampaui rata-rata,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pembenahan organisasi secara menyeluruh sebagai respons atas tantangan kaderisasi yang semakin kompleks.

Sementara itu, dalam orasi ilmiah, Prof. Dr. H. Abd. Rasyid Masri menggarisbawahi tiga fondasi utama yang harus diperkuat oleh setiap kader, yakni keilmuan, keagamaan, dan keindonesiaan.

“Tiga aspek ini bukan pilihan, tetapi keharusan. Tanpa itu, kader akan kehilangan arah dan tidak mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Ketua Umum HMI KOMDAK terpilih, Kurniawan, dalam pidatonya mengakui bahwa tantangan organisasi ke depan tidak ringan. Ia menekankan pentingnya soliditas internal sebagai kunci menjaga keberlanjutan gerakan.

“Proses yang kita hadapi hari ini adalah bagian dari tempaan. Kita harus tetap kuat, solid, dan tidak kehilangan arah perjuangan,” ungkapnya.

Ia juga mengajak seluruh pengurus untuk menjaga amanah organisasi dengan komitmen kolektif, bukan kerja individual.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh berbagai unsur organisasi dan pemangku kepentingan, mulai dari KAHMI, pengurus HMI Cabang Gowa Raya, KOHATI, hingga unsur Forkopimda seperti Kasat Intel Polres Gowa.

Lebih dari sekadar agenda rutin, kegiatan ini menjadi sinyal kuat bahwa HMI KOMDAK Gowa Raya tengah berupaya mengembalikan marwah gerakan intelektualnya di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks—mulai dari krisis literasi, pragmatisme organisasi, hingga melemahnya daya kritis kader.

Momentum ini sekaligus menjadi titik tolak konsolidasi untuk memastikan HMI tetap relevan sebagai kekuatan moral dan intelektual di ruang publik.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300