Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Dari Hafal 30 Juz hingga Lolos Kampus Impian, SPIDI Antar 72 Wisudawati Menuju Masa Depan Gemilang

×

Dari Hafal 30 Juz hingga Lolos Kampus Impian, SPIDI Antar 72 Wisudawati Menuju Masa Depan Gemilang

Sebarkan artikel ini
Foto bersama siswi SPIDI saat acara penamatan siswi SMP dan SMA.
Example 325x300

klikkiri.co — Suasana haru dan kebanggaan menyelimuti Gedung Phinisi Lantai 4 Universitas Negeri Makassar (UNM), saat SPIDI Female Boarding School menggelar prosesi wisuda dan pelepasan bagi 72 wisudawati jenjang SMP dan SMA, Sabtu.

Momen tersebut menjadi penanda berakhirnya perjalanan pendidikan para siswi setelah bertahun-tahun menempuh proses pembinaan akademik, karakter, dan spiritual dalam lingkungan asrama. Tangis haru pecah saat prosesi persembahan mahkota dan penyampaian ucapan terima kasih kepada orang tua serta para guru yang selama ini mendampingi perjalanan mereka.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Direktur Pendidikan SPIDI Female Boarding School, Dr. Riza Sativani Hayati, M.Pd., mengatakan pendidikan berbasis boarding school tidak hanya membentuk kecerdasan akademik, tetapi juga melatih kemandirian, kedisiplinan, dan ketangguhan para siswi.

Menurutnya, SPIDI terus berkomitmen melahirkan generasi “Smart & Shalihah” yang memiliki kecerdasan intelektual, keterampilan abad ke-21, sekaligus fondasi spiritual yang kuat berbasis Al-Qur’an.

“Banyak di antara para wisudawati yang berhasil menyelesaikan hafalan Al-Qur’an, bahkan menuntaskan Tasmi’ hingga 30 juz. Di saat yang sama mereka juga mampu menorehkan berbagai prestasi akademik maupun non-akademik dari tingkat daerah hingga nasional,” ujar Dr. Riza.

Prestasi tersebut semakin lengkap dengan keberhasilan para lulusan menembus sejumlah perguruan tinggi ternama di Indonesia, seperti Universitas Hasanuddin (Unhas), Telkom University, Universitas Ahmad Dahlan, Binus University, serta berbagai kampus unggulan lainnya melalui program studi favorit seperti Kedokteran, Perikanan, Manajemen Bisnis, Akuntansi, hingga Desain Komunikasi Visual.

Tak hanya itu, sejumlah wisudawati juga tengah mempersiapkan diri untuk melanjutkan pendidikan ke luar negeri melalui program kemitraan internasional yang dibangun SPIDI dengan berbagai perguruan tinggi mancanegara.

“Hari ini kami mengembalikan putri-putri terbaik ini kepada orang tua mereka, bukan lagi sebagai anak-anak, tetapi sebagai generasi unggul yang siap mengabdi di tengah masyarakat. SPIDI telah membentuk mereka menjadi pribadi yang mandiri, berwawasan luas, dan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Qur’ani,” tuturnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina SPIDI Female Boarding School, Muzayyin Arief, menegaskan bahwa pendidikan di SPIDI diarahkan untuk membentuk generasi putri yang beriman, berilmu, mampu mengamalkan ilmunya, serta memiliki semangat juang tinggi untuk menjadi perempuan yang bertakwa dan profesional.

Menurutnya, terdapat tiga pondasi utama yang terus ditanamkan kepada seluruh siswi, yakni penguatan identitas diri berbasis nilai keislaman, pembangunan kompetensi untuk menghadapi tantangan zaman, serta perluasan wawasan global.

“Jika di sekolah dibiasakan tahajud, zikir, dan ibadah lainnya, maka itulah fondasi pertama yang kami tanamkan. Kedua adalah identitas kebangsaan yang kuat, dan ketiga adalah wawasan global agar para siswi mampu berinteraksi serta berkontribusi di tingkat internasional,” jelasnya.

Sebagai bagian dari penguatan perspektif global tersebut, SPIDI saat ini tengah menjajaki kerja sama strategis dengan praktisi pendidikan di Timur Tengah. Program tersebut nantinya akan memberikan kesempatan kepada para santri untuk belajar sekaligus melaksanakan ibadah umrah di Makkah.

“Insya Allah tahun depan program ini dapat direalisasikan. Kami ingin para santri belajar langsung dari pusat peradaban Islam dunia, karena dari Makkah lah cahaya peradaban itu bermula,” ungkap Muzayyin.

Prosesi wisuda turut dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas dari siswi kelas VII hingga XI, penyampaian pesan dan kesan wisudawati, serta pemberian penghargaan kepada siswi berprestasi di bidang akademik maupun non-akademik.

Di penghujung acara, Muzayyin berpesan agar seluruh ilmu dan pengalaman yang diperoleh selama menempuh pendidikan di SPIDI dapat menjadi lentera kehidupan yang terus menyala dan memberi manfaat bagi masyarakat.

“Muara dari seluruh proses pendidikan adalah kebermanfaatan. Jadikan ilmu sebagai cahaya yang menerangi diri sendiri, keluarga, dan masyarakat di mana pun berada,” pungkasnya.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300