Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Workshop Bina Talenta di Unika, Ratih Megasari Singkarru Dorong Kolaborasi Pendidikan

×

Workshop Bina Talenta di Unika, Ratih Megasari Singkarru Dorong Kolaborasi Pendidikan

Sebarkan artikel ini
Komisi X DPR RI bersama kemendiktisaintek RI gelar Workshop Bina Talenta di Universitas Tomakaka, Selasa (28/07/2026).
Example 325x300

klikkiri.co – Komisi X DPR RI berkolaborasi dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) RI menggelar Workshop Bina Talenta bertajuk “Membangun Ekosistem Talenta Unggul untuk Indonesia Emas 2045 melalui Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Inovasi” di Universitas Tomakaka, Mamuju, Selasa, 28 Juli 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPR RI Komisi X Ratih Megasari Singkarru, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Mamuju Akhmad Taufiq, Ketua Yayasan Tanratupattanabali Mamuju Dr. Muhammad Ybnu Taufan, Rektor Universitas Tomakaka Sahril, serta pengelola dan mahasiswa dari tujuh fakultas di lingkungan Universitas Tomakaka.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Ratih Megasari Singkarru menjelaskan bahwa workshop tersebut merupakan bagian dari program kemitraan antara Komisi X DPR RI dan Kemdiktisaintek RI untuk memperkuat pengembangan talenta di bidang pendidikan.

“Ini merupakan bentuk program kemitraan Komisi X DPR RI dengan Kemdiktisaintek terkait Bina Talenta. Workshop pendidikan seperti ini diharapkan dapat memberikan banyak wawasan dan ilmu. Yang paling penting bagi saya, kegiatan ini juga menjadi ruang penyerapan aspirasi sebagai wakil rakyat.” Ujar Ratih.

Menurutnya, kehadiran akademisi, pengelola perguruan tinggi, serta mahasiswa dalam forum tersebut menjadi kesempatan untuk mendengar langsung berbagai masukan terkait pengembangan pendidikan nasional.

“Saya senang mendengar aspirasi dari anak-anak muda untuk keberlanjutan pendidikan di Indonesia. Narasumbernya akademisi, kampus hadir, dan pesertanya mahasiswa. Ini menjadi ruang dialog yang sangat penting.” Katanya.

Ratih menilai Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Karena itu, perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi pusat solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat melalui pendidikan, riset, dan inovasi.

“Apakah kita sudah betul-betul siap menuju Indonesia pasca-2045? Masih banyak tantangan di lapangan. Menurut saya, institusi pendidikan seperti perguruan tinggi harus menjadi wadah yang mampu menyelesaikan berbagai permasalahan di masyarakat.” Ungkapnya.

Ia berharap Universitas Tomakaka mampu mencetak sumber daya manusia unggul yang memiliki kompetensi dan mampu menjawab kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.

“Saya berharap SDM yang dicetak di Universitas Tomakaka menjadi SDM unggul yang benar-benar mampu menjawab kebutuhan dan berbagai persoalan di tengah masyarakat.” Tuturnya.

Ratih juga memberikan motivasi agar generasi muda memanfaatkan bonus demografi sebagai modal membangun daerah dan bangsa. Ia menekankan bahwa Indonesia Emas 2045 merupakan momentum bagi generasi muda saat ini untuk tampil sebagai pelaku utama pembangunan.

“Saya yakin kalian adalah anak-anak pintar, anak-anak hebat, memiliki pendirian yang kuat dan sangat kritis. Tolong manfaatkan bonus demografi yang dimiliki generasi kalian untuk pembangunan daerah, bukan hanya untuk Mamuju atau Sulawesi Barat, tetapi juga untuk Indonesia.” Ujarnya.

Ratih mendorong mahasiswa untuk terus meningkatkan jenjang pendidikan hingga tingkat yang lebih tinggi sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan.

“Kalau kita bicara tentang 2045, itu adalah masa emas kalian, masa produktif kalian. Tuntutlah ilmu setinggi-tingginya. Setelah S1 lanjutkan S2, setelah S2 lanjutkan S3. Saya selalu meyakini bahwa hanya melalui pendidikan kita bisa memutus rantai kemiskinan dan mengangkat tidak hanya derajat diri kita, tetapi juga derajat bangsa. Jadi, semangat.” Pungkasnya.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300