Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Kolonel Amran Wahid Ambil Peran Akademik, Uji Disertasi di Unhas tentang Birokrasi Papua Barat Daya

×

Kolonel Amran Wahid Ambil Peran Akademik, Uji Disertasi di Unhas tentang Birokrasi Papua Barat Daya

Sebarkan artikel ini
Kolonel Kav Dr. Ir. Amran Wahid, S.T., M.M., IPM.
Example 325x300

klikkiri.co – Kolonel Kav Dr. Ir. Amran Wahid, S.T., M.M., IPM., berpartisipasi sebagai penguji eksternal dalam Ujian Tutup Disertasi Program Doktor (S3) di Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar. Rabu, 14 Oktober 2026.

Amran Wahid sedang menyimak promovendus memaparkan disertasinya.

Dalam kesempatan tersebut, Amran Wahid menjadi bagian dari tim penguji promovendus Ignatus Randhy Frieder, S.I.P., M.M., yang mempresentasikan disertasi berjudul “Isomorfisme Kelembagaan dalam Pengembangan Sumber Daya Aparatur di Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya”.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Proses ujian tutup dan yudisium tersebut juga melibatkan 5 orang tim penguji, yakni Prof. Dr. H. Badu Ahmad, M.Si., Prof. Dr. H. Muh. Akmal Ibrahim, M.Si., Prof. Dr. Hasniati, S.Sos., M.Si., Prof. Dr. H. Muhammad Yunus, MA., serta Prof. Dr. Phil. Sukri, S.I.P., M.Si.

Keterlibatan para akademisi tersebut menjadi bagian dari proses pengujian dan penilaian akademik yang menuntut ketelitian serta pertanggungjawaban ilmiah.

Dekan Fisip (kiri) dan Amran Wahid (kanan).

Sebagai penguji eksternal, Amran Wahid berperan memberikan penilaian dan masukan akademik terhadap substansi penelitian, ketajaman analisis, serta relevansi temuan disertasi bagi pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang administrasi pemerintahan dan pengembangan sumber daya aparatur.

Jajaran penguji, di tengah Amran Wahid.

Keterlibatannya dalam ujian tersebut menjadi bagian dari proses akademik untuk menguji kualitas dan kontribusi ilmiah penelitian, sekaligus mendorong pengembangan kajian mengenai penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas aparatur pemerintahan.

Ujian tutup disertasi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pemikiran bagi pengembangan tata kelola pemerintahan, khususnya dalam membangun kelembagaan yang efektif dan meningkatkan kapasitas sumber daya aparatur di lingkungan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya.

Promovendus berjabat tangan dengan Amran Wahid.

“Ujian tutup disertasi bukan hanya menjadi ruang untuk menguji hasil penelitian secara akademik, tetapi juga kesempatan untuk memastikan bahwa kajian yang dihasilkan memiliki kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan praktik pemerintahan,” ujar Amran Wahid.

Ia menambahkan, kajian mengenai isomorfisme kelembagaan menjadi penting untuk memahami bagaimana proses dan dinamika kelembagaan memengaruhi pengembangan sumber daya aparatur di lingkungan pemerintahan.

“Harapannya, penelitian tersebut dapat memberikan sumbangsih pemikiran bagi penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas sumber daya aparatur, khususnya di Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya,” tuturnya.

Di luar perannya sebagai penguji eksternal, Kolonel Dr. Amran Wahid dikenal meniti karier di lingkungan militer dengan sejumlah prestasi di tingkat nasional. Di tengah perjalanan pengabdiannya tersebut, ia juga menunjukkan eksistensi di bidang akademik, khususnya dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan kajian pemerintahan.

Perjalanan karier di dunia militer yang berjalan beriringan dengan kiprah akademik tersebut mencerminkan keterlibatannya dalam dua ranah pengabdian, yakni profesionalisme militer dan pengembangan keilmuan. Kehadirannya sebagai penguji eksternal dalam ujian tutup disertasi di Universitas Hasanuddin menjadi salah satu bentuk keterlibatannya dalam proses akademik, terutama dalam menguji kajian tentang pengembangan sumber daya aparatur dan kelembagaan pemerintahan.

Selain menjalani karier di dunia militer dan aktif dalam bidang akademik, Kolonel Dr. Amran Wahid juga dipercaya memegang sejumlah peran kepemimpinan dalam organisasi.

Di lingkungan kedinasan, ia menjabat sebagai Ketua Umum Paguyuban Patriot 99, wadah yang menghimpun alumni angkatannya dari berbagai matra, yakni TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta unsur Kepolisian.

Sementara itu, di lingkungan kampus, ia mengemban amanah sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Fakultas Teknologi Industri Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar.

Keterlibatan dalam kedua organisasi tersebut memperlihatkan kiprahnya dalam membangun jejaring, mempererat solidaritas lintas matra, serta menjaga hubungan dan kontribusi alumni terhadap almamater.(*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300