Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

DPPPA Makassar Terus Membenahi Shelter Warga

×

DPPPA Makassar Terus Membenahi Shelter Warga

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Makassar menggelar peningkatan kapasitas Shelter Warga di Hotel Ibis Style.

Kegiatan ini dilakukan setiap tahunnya dengan menghadirkan perwakilan pengurus shelter.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DPPPA Makassar, Hapidah Djalante, mengungkapkan masih banyak yang perlu dibenahi.

Ia lalu menyebutkan berapa poin yang perlu diperhatikan oleh pengurus Shelter Warga.

Pertama, terkait penulisan laporan pengurus shelter yang seringkali masih keliru.

Kedua, penyelenggaraan sekretariat yang masih menemui banyak kendala, termasuk sosialiasi keberadaan shelter di masing masing kelurahan.

Ketiga, terkait alokasi anggaran shelter yang masih sering disalahpahami.

Keempat, koordinasi dan responsifitas pengurus shelter yang perlu ditingkatkan, utamanya terkait pencegahan dan penanganan kasus.

Hapidah menegaskan bahwa DPPPA terus melakukan pemantauan terhadap Shelter Warga.

“Tanpa kita‘ kasih tahu, saya sudah dapat banyak laporan. Karena saya melakukan penyelidikan tersendiri (terkait kinerja shelter),” ungkapnya di hadapan para pengurus shelter.

Ia menambahkan, tim DPPPA akan fokus turun di tiap Shelter Warga untuk mengevaluasi sekretariat, laporan, dan pendampingan kasus.

“Kami akan action. Kurangimi dulu kegiatan seremonial! karena untuk apa kegiatan seremonial shelter ta‘, kalau pendampingan ta‘ tidak ada apa apanya?” tegasnya.

Hapidah pun meminta semua pengurus shelter untuk terus bekerja sama dalam menyelesaikan masalah warga.

“Kalau ada yang merasa tidak bisa, sampaikan ke Lurah ta‘ minta diganti dengan orang lain. Banyak relawan di wilayah ta‘ yang mau bekerja untuk daerahnya,” tandasnya lagi.

Mumpung, sambungnya, warga masih memiliki kepercayaan tinggi terhadap Shelter Warga.

“Kalau kita tidak dampingi cepat, kalau kita tidak tangani cepat, masyarakat tidak akan percaya dengan kita,” pungkasnya.

Kegiatan ini menghadirkan 2 fasilitator, yakni Fadiah Machmud (Ketua LPA Sulsel) dan Abu Talib (TRC UPT PPA)

Diketahui Shelter Warga telah terbentuk di 85 kelurahan Kota Makassar, 15 di antaranya baru dibentuk pada tahun 2023 ini.

Adapun yang hadir kali ini, merupakan perwakilan 70 Shelter Warga yang telah terbentuk di tahun tahun sebelumnya.

Shelter Warga sendiri merupakan salah satu program andalan Pemkot Makassar untuk mendekatkan layanan ke masyarakat, utamanya terkait masalah perempuan dan anak.

Shelter Warga Makassar menjadi yang pertama di Indonesia dan kini telah diadopsi oleh beberapa daerah lain.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300