Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Akan Demo-Desak Kapolda Sulsel Copot Dirnarkoba, APPN: Soal Dugaan Pemerasan

×

Akan Demo-Desak Kapolda Sulsel Copot Dirnarkoba, APPN: Soal Dugaan Pemerasan

Sebarkan artikel ini

Pihaknya berencana menggelar unjuk rasa besok Jumat, 19 Januari 2024, terkait dugaan pemerasan terhadap terduga penyalahgunaan narkoba, kata Jhon, melibatkan sejumlah oknum polisi.

klikkiri.co
praktisi hukum dan aktivis dari Aliansi Pemuda Pemerhati Narkoba (APPN) Sulawesi Selatan, Jhon Parley. (Istimewa)
Example 325x300

klikkiri.co – Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian Ryacudu Djajadi tegas tak akan mentolerir pelanggaran oknum polisi yang terlibat penyalahgunaan narkoba.

Hal ini disampaikan Andi Rian saat kunjungan kerja (Kunker) di Mapolres Sidrap, Jalan Bau Massepe, Nomor 1 Pangkajene, Kecamatan Maritenggae, Sidrap, Rabu, 17 Januari 2024.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Sudah menjadi atensi utama saya dalam memberantas penyalahgunaan narkoba termasuk jika ada oknum polisi yang bermain di dalamnya,” ucapnya.

Lulusan Akpol 1991 ini menegaskan untuk melapor jika menemukan ada oknum polisi di jajarannya yang bermain dengan para pelaku narkoba.

“Laporkan jika menemukan ada oknum polisi terlibat narkoba. Pasti kami tindak dan berikan sanksi berat,” tegas usai tatap muka dengan jajaran Polres Sidrap.

Respons Aktivis

Hal itu direspons oleh salah praktisi hukum dan aktivis dari Aliansi Pemuda Pemerhati Narkoba (APPN) Sulawesi Selatan, Jhon Parley. 

Pihaknya berencana menggelar unjuk rasa besok Jumat, 19 Januari 2024, terkait dugaan pemerasan terhadap terduga penyalahgunaan narkoba, kata Jhon, melibatkan sejumlah oknum polisi.

“Aksi pengusutan tersebut berdasarkan bukti pengakuan dari beberapa percakapan keluarga terduga tindak pidana narkotika dengan oknum timsus (Tim Khusus Narkotika Polda Sulsel) bersama tim Anggota Subdit Narkoba di wilayah Polda Sulawesi Selatan,” kata Jhon dalan keterangan tertulisnya diterima redaksi pada Kamis, 18 Januari 2024.

Ia menjelaskan bahwa keluarga terduga tindak pidana narkotika tersebar di sejumlah daerah mulai dari Makassar, Pinrang, Parepare hingga Sidrap. 

“Dari data sementara yang masuk kepada kami, sering mendapatkan teror pemerasan yang dilakukan oleh dilakukan oknum anggota timsus,” ujarnya 

“Perilaku pemerasan oleh oknum pejabat sampai anggota di wilayah Polda Sulawesi Selatan tidak boleh dibiarkan, karena itu saat ini kami sedang melakukan verifikasi dan validasi bukti sementara terkait dugaan pemerasan tersebut,” terangnya.

Pihaknya meminta Kapolda untuk mencopot Direktur Reserse Narkoba Polda Sulawesi Selatan dan jajarannya di subdit yang diduga sering melakukan pemerasan. 

“Untuk menghilangkan budaya peras-memeras antara terduga pelaku tindak pidana narkotika dengan oknum anggota kepolisian, kami ingatkan jika kapolda baru tidak mengindahkan seruan ini, maka kami pun akan melaporkan Kapolda Sulawesi Selatan ke Mabes Polri,”  tutupnya.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300