Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Soal Dukungan Golkar ke ASS-Fatma, RP: Kader Harus Tegak Lurus Pada Putusan DPP

×

Soal Dukungan Golkar ke ASS-Fatma, RP: Kader Harus Tegak Lurus Pada Putusan DPP

Sebarkan artikel ini
Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulawesi Selatan, Rahman Pina (RP).
Example 325x300

klikkiri.co – Ketua Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Sulawesi Selatan, Rahman Pina (RP), menegaskan dukungannya pada DPP Partai Golkar yang dikabarkan telah mendukung petahana Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi pada perhelatan Pilgub Sulsel tahun 2024-2029 mendatang.

“Sebelum ada putusan DPP, semua kader berhak mengusulkan jagoannya, mendukung siapapun. Tapi mekanisme organisasi mengatur, bahwa keputusan akhir ada di DPP, ada di tangan ketua umum. Maka begitu ada putusan ketua umum, maka kader wajib mendukung, mengamankan dan memenangkan calon yang diusung Partai Golkar,” kata Rahman Pina.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Atas dasar itulah, Ketua Fraksi Golkar DPRD Sulsel ini mengaku akan all out mendukung putusan partai. Baik untuk pilgub maupun untuk pilkada kabupaten kota.

“Saat ini pak Ketua (Taufan Pawe) sementara di Jakarta, menunggu arahan ketua umum. Begitu ada putusan DPP, kami langsung bergerak di semua kabupaten/kota,” tegasnya.

Dengan sisa waktu yang tinggal beberapa bulan lagi, mantan legislator DPRD Makassar ini meminta kader tak lagi mempersoalkan apakah kader atau bukan kader yang diusung.

“Begitu nama calon sudah diputuskan, maka tak ada lagi perdebatan. Harus segera bekerja, meyakinkan rakyat bahwa inilah figur terbaik yang harus dimenangkan. Semua kajian telah dilakukan DPP sebelum diputuskan,” katanya.

Seperti yang ramai diberitakan, peluang Andi Sudirman Sulaiman-Fatmawati Rusdi melawan kotak kosong di Pilgub Sulsel makin terbuka lebar setelah partai partai dengan kursi terbanyak di Sulsel memberi dukungan. Mulai Nasdem, Golkar, Gerindra, PKS, PAN dan Demokrat. Belakangan PKB dan Hanura juga dikabarkan sudah merapat. Praktis hanya PDIP dan PPP yang tersisa. Dengan demikian jika tak ada perubahan dukungan partai, maka tak cukup bagi dua partai ini untuk mengusung calon. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300