Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Hukum

Sebelum Gantung Diri, Perempuan Ini Diduga Beri Racun Kedua Putranya, Begini Pesan yang Ditinggalkan

×

Sebelum Gantung Diri, Perempuan Ini Diduga Beri Racun Kedua Putranya, Begini Pesan yang Ditinggalkan

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Dua anak yang diduga telah dicekoki racun oleh ibunya sendiri.
Example 325x300

Warga Kelurahan Fakkie, Kecamatan Tiroang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan kasus bunuh diri. Senin, (19/9/2022).

Kasus bunuh diri yang dilakukan oleh ibu rumah tangga bernama Bariani.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Caranya dengan gantung diri menggunakan tali. Sementara dua anak laki-lakinya N dan D meninggal dunia karena minum pestisida.

Kapolres Pinrang AKBP Moh. Roni Mustofa membenarkan kasus bunuh diri.

Kata dia, anggota masih mengumpulkan data dan keterangan saksi.

“Masih mengumpulkan data, yang ditemukan ibu dan dua anaknya meninggal dunia, di samping anaknya terdapat Pestisida (Racun),” kata Roni. 

Diberitakan sebelumnya, kasus ini juga dibenarkan Camat Tiroang Ansaruddin Maramat. 

“Benar ada kasus Bunuh diri, yakni ibunya dan dua anak laki-lakinya,” katanya.

Belum diketahui motif bunuh diri tersebut, “Dimana anaknya juga ikut bunuh diri. Nanti saya kirim data lengkapnya dek,” ucapnya.

Namun beredar informasi bahwa ia mengakhiri hidupnya dengan cara tersebut lantaran tak kuat menahan beban hidup dan 

Berikut pesan yang ditinggalkan oleh perempuan tersebut:

 Bapak ..

Saya bawa Anakmu

Agar tidak ada lagi yang menyusahkanmu…

Sisa anakmu yang besar kamu jaga,sayangi dia seperti anakmu yang kecil ini kamu sayangi..

Anak-anakmu yang kecil ini menunggumu di surga. Kalau saya tidak perlu kamu tunggu,. Saudara-saudaranya anakmu saja, bersama neneknya

Bapak semangatki’, karena masih ada anakmu 2 orang ini yang aku tinggalkan sama kamu..

Biarlah yang kecil ini saya bawa, agar tidak menyusahkan kamu nanti..karena anakmu ini juga sering sakit..

Jika nantinya saya pergi, jangan takut untuk tetap tinggal dirumah ini, saya tidak akan menghantui dan mengganggumu

Silahkan tinggallah disini

Jika ada aneh-aneh yang kita lihat jangan takut dan tetaplah tinggal..

Gelap penglihatanku

Saya sudah minum racun

Anak-anakmu juga sudah pergi 

Saya mendahulukan anakmu pergi agar lebih nyaman menunggumu disurga, karena anak-anakmu ini tidak ada dosa-dosanya ..

Jadi saya membawanya karena kamu sangat menyayangi anak-anakmu.Sebenarnya saya sudah tidak tahan menjalani semua ini, daripada saya lebih sakit lagi karena Hutang Piutang  ini..

Sudah saya catat tagih dan bayarlah, orang-orang ini baik-baik semuaji

Seharian ini saya memikirkannya

Karena hari ini saya janji untuk keluarkan emasnya Hj. Dahlia tetapi tidak adapi…

Saya Minta maaf sama Bapak

Saya sangat menyayangimu

Sayangi juga anak anakmu

Dan jangan terlalu memikirkan anak anakmu ini yang pergi, karena mereka akan menunggumu disana. Tidak usaha terlalu memikirkannya lagi..

Sudah mulai gelap penglihatanku

Pak saya minta maaf

Sebenarnya niat saya ingin selalu bersamamu, tetapi apa boleh buat…

Anak anakmu sudah pergi…

Pergi ke surga menunggumu disana

Pergilah ke kak Amir, saya sudah bicara subuh tadi, minta tolong sama dia karena dia orang baik.. Pasti dia tolong kamu..

Saya bohongi kamu, bilang nanti akan diberi uang sama Ikka. Karena tidak tahu bagaimana lagi cara saya, seharian saya berpikir teruss..

Ya Allah..uhuhuhu…(mengatur Nafasnya)..

Maafkan Hambamu..

Maafkan Hambamu..

Voice Note dimatikan kemudian gantung diri

Penerjemah : Ibhe Ananda 

(sumber: WAG/Medsos)

 

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300