Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Metropolis

Meski Aksinya Dibubarkan Polisi, Mahasiswa STHI Jentera Ini Tak Gentar Serukan Tolak RKUHP

×

Meski Aksinya Dibubarkan Polisi, Mahasiswa STHI Jentera Ini Tak Gentar Serukan Tolak RKUHP

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Mahasiswa STHI Jentera, Renie Aryandani saat diwawancarai oleh awak media di Jakarta. Minggu (27/11). Istimewa/Klik Kiri
Example 325x300

Aksi Koalisi Masyarakat Sipil yang menolak RKUHP di ajang Car Free Day Bundaran HI, Minggu pagi (27/11/2022) dibubarkan polisi.

“Represi yang dilakukan bentuknya yang penghalang-halangan, hampir merampas perangkat seperti spanduk yang dimiliki warga. Mereka juga memarahi, teriak-teriak kepada warga,” kata Mahasiswa Sekolah Tinggi Hukum Indonesia (STHI) Jentera, Renie Aryandani yang terlibat dalam aksi tersebut.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Represifitas itu bermula ketika pendemo membentangkan spanduk sejak jam 8 pagi tadi di Bundaran HI.

“Di sana kami mulai dihalang-halangi oleh Satpol PP dan aparat kepolisian,” ujar mantan Ketua BEM STHI Jentera ini.

Aparat kepolisian hanya memberi mereka 5 menit untuk membentangkan spanduk. Mereka bernegosiasi.

Tapi, saat mulai kembali melanjutkan perjalanan ke Sarinah, mereka kembali dihalang-halangi. 

Sesampainya di Sarinah, mereka membagi-bagikan kertas selebaran soal bahaya RKUHP kepada warga yang melintas.

“Di sana terjadi berkali-kali penghalangan dan mencoba membubarkan aksi,” jelasnya. 

Peristiwa penghalang-halangan yang terjadi saat CFD itu, kata dia, menunjukkan bahaya RKUHP jika nanti diketok palu oleh wakil rakyat.

Meski begitu, Renie tetap lantang meneriakkan penolakannya terhadap RKUHP ini. Ia juga mengajak masyarakat luas untuk sama-sama menolak.

Report: Rifki

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300