Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Pilrek Gaduh, Presma UIN Alauddin 2010-2012 Desak Kemenag RI Turun Tangan Ambil Alih: Periksa Pansel!

×

Pilrek Gaduh, Presma UIN Alauddin 2010-2012 Desak Kemenag RI Turun Tangan Ambil Alih: Periksa Pansel!

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Pahmuddin Colik—mantan Presiden Mahasiswa UIN Alauddin periode 2010-2012. (Pribadi)
Example 325x300

klikkiri.co – Sebanyak 8 guru besar dinyatakan lolos tahap seleksi administrasi penjaringan bakal calon rektor UIN Alauddin Makassar. Mereka bakal bertarung di pemilihan rektor (Pilrek) untuk periode 2023-2027.

“Nama-nama yang lolos akan kita serahkan ke Rektor. Nanti Rektor yang akan serahkan ke Senat,” ujar Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Pengembangan Lembaga Kamaluddin Abunawas. Sabtu (29/4/2023).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Hal itu ditanggapi juga oleh Pahmuddin Colikmantan Presiden Mahasiswa UIN Alauddin periode 2010-2012 bahwa persyaratan penjaringan Calon Rektor UIN Alauddin tidak karuan.

“Manusia tidak dibenarkan secara aturan dipasang jadi boneka sebagai panitia, lihat saja polemik yang mewarnai dunia maya saat ini, tidak ada aturan yang berbunyi atau tertulis panitia penjaringan rektor itu ada perwakilan pascasarjana,” ujarnya.

Pihaknya mendesak Kemenag turun tangan mengambil keputusan soal polemik pencalonan rektor UIN Alauddin. “Hal ini sangat memalukan institusi, sebelum melanjutkan tahapan wawancara sebaiknya Irjen Kementerian Agama RI dalam hal Dr H Faizal Ali Hasym mengambil tindakan tegas dengan menggugurkan semua calon yang cacat administrasi, perlakuan sama yang dilakukan oleh panitia yang pilih kasih hanya menggugurkan satu calon saja,” tuturnya.

Colik mengatakan bahwa senat universitas tidak boleh melanjutkan tahapan sebelum tuntas berbagai macam polemik, ini soal nasib institusi lima tahun kedepan.

“Jika Kementerian Agama membiarkan persoalan seperti ini, maka selanjutnya akan berlangsung sistem kurang baik bahkan merusak tatanan,” imbuhnya.

Ia menilai jika Irjen berdiam diri lalu membiarkan kedunguan bawahannya, maka nilai-nilai keagamaan pun ikut terkoyak di depan mata para pemuka agama.

“UIN Alauddin wajib bersih-bersih, cek satu per satu panitia seleksi (Pansel) yang membuat kegaduhan itu, ada yang sedang menjalani pemeriksaan di Polda Sulsel terkait dugaan penyalahgunaan anggaran universitas,” ungkap Colik. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300