Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

Fadil Imran Dinilai Tak Berefek Elektoral Firdaus Manye di Takalar, Basis Geopolitik Penentu

×

Fadil Imran Dinilai Tak Berefek Elektoral Firdaus Manye di Takalar, Basis Geopolitik Penentu

Sebarkan artikel ini
Akademisi Unibos, Arief Wicaksono, Pengamat Politik Muhammad Asratillah saat menjadi pembicara pada diskusi bertema Takalar Memanggil yang digelar Komunitas Jurnalis Politik (KJP) di Cafe Lorong, Makassar, Sabtu (20/7/2024).
Example 325x300

klikkiri.co – Sosok Komjen Fadil Imran dinilai tidak akan berpengaruh signifikan terhadap tingkat elektabilitas saudara kandungnya, Muh Firdaus Daeng Manye sebagai bakal calon Bupati Kabupaten Takalar, Sulsel.

Pengaruh Fadil Imran terhadap majunya Firdaus Manye turut mencuat dalam diskusi Komunitas Jurnalis Politik di Makassar yang mengusung tema “Takalar Memanggil”.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Analis politik Profetik Institute, Muh. Asratillah, menilai Fadil Imran dalam konteks Pilkada Takalar hanya sebagai patron dari kerabatnya dalam mengakses kekuatan elite, bukan untuk mengerek elektabilitas.

“Patron itu kan hanya mempermulus akses ke atas, ke akses petinggi partai dan sumber dana. Tetapi tidak mungkin patron itu turun ke akar rumput menjadi juru kampanye,” kata Asratillah dalam diskusi yang digelar di Cafe Lorong, Salemba, Makassar, Sabtu (20/7/2024).

Menurutnya, kekuatan untuk menarik dukungan masyarakat terletak pada klien atau dalam hal ini adalah Firdaus Manye selaku kandidat Bupati Takalar. Efek Fadil dinilai minim.

“Posisinya Fadil barang kali hanya mempermudah, memperhalus akses untuk dukungan partai. Bagaimana kalau patronnya tidak ada? Mungkin klien (Firdaus) kehilangan akses ke partai. Tapi ini perlu dikroscek di internalnya Firdaus,” tutur Asratillah.

Firdaus Manye sendiri dalam suatu kegiatan partai politik mengakui, bahwa telah meminta restu kepada keluarganya termasuk Fadil Imran untuk maju Pilkada Takalar.

Faktor Basis Geopolitik

Selain itu, diskusi ini juga mengulas basis geopolitik yang dianggap memengaruhi tingkat keterpilihan kandidat Pilkada Takalar. Geopolitik yang dimaksud adalah figur yang berasal dari Galesong Raya dan kecamatan-kecamatan di Polombangkeng.

“Nah ini penting dicermati, dalam wacana Pilkada Takalar selalu representasi geopolitik itu selalu muncul di permukaan antara Galesong dan Polombangkeng,” kata Asratillah.

Asratillah menyinggung Hengky Yasin yang dinilai merepresentasikan figur Galesong. Kekuatan Galesong yang sebagian wilayah pesisir, dianggap sering menghasilkan figur yang memimpin Takalar.

“Dan biasanya berganti-ganti, antara Galesong dan Polombangkeng (yang terpilih). Kemarin Syamsari Kitta berbasis di Galesong juga,” katanya.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300