Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Musda HIPMI Sulsel Disebut Labrak Aturan: Diam-diam Dipindahkan ke Markas Tentara 

×

Musda HIPMI Sulsel Disebut Labrak Aturan: Diam-diam Dipindahkan ke Markas Tentara 

Sebarkan artikel ini
Tim Andi Muhammad Karaka Kilat melakukan konferensi pers di salah satu hotel di Makassar. Senin malam.
Example 325x300

klikkiri.co – Musyawarah Daerah (Musda) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Sulawesi Selatan XVI dianggap melanggar aturan atau ilegal karena dipindahkan dari lokasi awal ke markas tentara di Kota Makassar.

Musda HIPMI Sulsel ke-14 ini diikuti dua calon ketua yaotu Andi Karaka Kilat dan Andi Amar Ma’ruf Sulaiman.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Sedianya, forum Musda HIPMI Sulsel digelar di Hotel Four Point Makassar pada Senin (9/9/2024) hari ini. Pembukaan telah digelar dan dihadiri perwakilan Forkopimda.

Namun setelah forum Musda dibuka pada siang tadi, pihak steering committee mendadak memindahkan lokasi Musda HIPMI ke Mini Manunggal Markas Kodam XIV/Hasanuddin.

Pemindahan lokasi Musda HIPMI Sulsel dari hotel ke markas tentara dianggap melanggar aturan. Sebab peserta musda dari sejumlah badan pengurus cabang atau BPC tak pernah mendapat pemberitahuan.

“Kami BPC HIPMI Bantaeng tidak pernah disampaikan ada pemindahan lokasi Musda. Kami cuma tahu dari Instagram,” ujar Ketua BPC HIPMI Bantaeng Ardiansyah saat ditemui di Hotel Four Point, Senin malam.

“Ini jelas-jelas melanggar aturan, karena tidak pernah disepakati di forum ada pemindahan lokasi Musda. Kami meminta BPP untuk mengevaluasi BPD HIPMI Sulsel atas hal ini,” sambung Ardiansyah.

HIPMI Sulsel melalui Instagram menyampaikan, pemindahan lokasi Musda ke Kodam Hasanuddin dilakukan untuk menghindari potensi ricuh.

Klaim HIPMI Sulsel tersebut dibantah Sekretaris BPC HIPMI Tana Toraja, Jens Batara. Ia menyebut alasan steering committee (SC) tidak masuk akal.

“Kami kecewa kepada BPD dan SC yg memindahkan lokasi Musda. Padahal di sini (hotel) aman-aman saja. Di mana potensi ricuhnya?” ujar Jens Batara.

Calon Ketua HIPMI Sulsel Andi Muhammad Karaka Kilat juga menyebut pemindahan lokasi Musda mencederai proses demokrasi di internal organisasi ini.

“Kami merasa ditipu terkait dipindahkannya lokasi musda. Sudah jelas run down acaranya di sini. Padahal sudah pembukaan dan hadir forkopimda. Alasan panitia ada ricuh, ribut-ribut, itu hoaks,” tegas Muhammad Karaka Kilat.

Dari informasi yang dihimpun Musda HIPMI Sulsel yang berlangsung di markas tentara telah menetapkan Andi Amar Ma’ruf Sulaiman sebagai ketua formatur. Amar tidak lain adalah putra Menteri Pertanian, Amran Sulaiman. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300