Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Eksekutif

Pemkot Makassar Rapat Persiapan FS Stadion Untia, Hadirkan Unsur APH

×

Pemkot Makassar Rapat Persiapan FS Stadion Untia, Hadirkan Unsur APH

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co — Pemerintah Kota Makassar menggelar Rapat Persiapan Feasibility Study (FS) atau studi kelayakan pembangunan Stadion Untia, sebagai langkah awal dalam merealisasikan salah satu proyek strategis di bidang olahraga dan infrastruktur kota.

Rapat ini dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan dari berbagai unsur, termasuk Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Kasubdit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Polda Sulsel, Sekretaris Daerah Kota Makassar, Kepala Dinas Tata Ruang Kota Makassar, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar Zuhaelsi Zubir, serta Tim Ahli Wali Kota Makassar.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Kepala Dinas PU Makassar, Zuhaelsi Zubir, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pembangunan stadion ini akan melalui proses perencanaan yang matang, diawali dengan penyusunan FS yang menjadi dasar teknis, hukum, dan finansial pelaksanaan proyek.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh prosesnya berjalan sesuai aturan, mulai dari kajian teknis, amdal, aspek hukum, hingga tata ruang. Oleh karena itu kami libatkan aparat penegak hukum sejak awal, agar tidak terjadi kekeliruan administrasi atau pelanggaran prosedural di kemudian hari,” ujar Zuhaelsi.

Ia juga menambahkan bahwa Pemerintah Kota Makassar menaruh perhatian besar terhadap transparansi dan akuntabilitas dalam setiap tahapan pembangunan. Karena itu, kolaborasi dengan aparat penegak hukum dan para ahli dinilai menjadi langkah strategis untuk meminimalisasi risiko hukum dan administratif.

Dukungan Penegak Hukum: Pendekatan Preventif

Kepala Kejaksaan Negeri Makassar dan Subdit Tipikor Polda Sulsel dalam forum tersebut menyatakan dukungannya terhadap pembangunan Stadion Untia, sembari menegaskan pentingnya perencanaan yang bersih dan taat aturan.

Keduanya menyampaikan bahwa pelibatan lembaga hukum bukan semata untuk pengawasan, tetapi juga bagian dari pendekatan preventif agar proyek-proyek infrastruktur tidak tersandung persoalan hukum di masa depan.

Sekda Makassar: Stadion sebagai Aset Jangka Panjang Kota

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Makassar, A. Zulkifly menegaskan bahwa pembangunan stadion ini bukan semata proyek fisik, tetapi investasi jangka panjang bagi kemajuan Kota Makassar, baik dari sisi olahraga, ekonomi, maupun tata ruang kota.

“Stadion Untia adalah bagian dari mimpi besar Makassar menjadi kota metropolitan yang lengkap fasilitasnya. Kita ingin ini menjadi pusat kegiatan olahraga, seni, dan ekonomi kreatif ke depan. Maka perencanaan awalnya harus betul-betul solid dan tuntas,” tuturnya.

Proyeksi Jangka Panjang dan Integrasi Tata Ruang

Kepala Dinas Tata Ruang Kota Makassar, Fuad, menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan proyek ini sesuai dengan Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Kota Makassar. Ia menilai lokasi Stadion Untia sangat strategis dan akan menjadi titik pertumbuhan ekonomi baru di kawasan timur Makassar.

Wujudkan Proyek dengan Integritas

Rapat ini menjadi babak awal dari proses panjang pembangunan Stadion Untia. Pemerintah Kota Makassar berkomitmen menjadikan proyek ini sebagai percontohan dalam pembangunan infrastruktur yang tidak hanya monumental, tetapi juga berintegritas, transparan, dan berpihak pada kepentingan publik.

Dengan keterlibatan para ahli, pemangku kepentingan, serta aparat penegak hukum sejak tahap perencanaan, pembangunan Stadion Untia diharapkan berjalan lancar dan menjadi legacy positif bagi Makassar ke depan. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300