Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Fauzi Andi Wawo Hadiri Launching Pusat Studi Kepolisian UMI, Dorong Kolaborasi Akademik dan Penegakan Hukum

×

Fauzi Andi Wawo Hadiri Launching Pusat Studi Kepolisian UMI, Dorong Kolaborasi Akademik dan Penegakan Hukum

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co — Wakil Ketua IV DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Fauzi Andi Wawo, menghadiri Launching Pusat Studi Kepolisian Universitas Muslim Indonesia (UMI) yang berlangsung di Gedung Rektorat Lantai 5 UMI, Makassar, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia Daerah Sulawesi Selatan sebagai bagian dari upaya mendorong pengembangan kajian akademik yang berkaitan dengan kepolisian, penegakan hukum, keamanan, serta pelayanan kepada masyarakat.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Launching Pusat Studi Kepolisian menjadi momentum penting dalam membangun ruang dialog dan kolaborasi antara institusi kepolisian dengan dunia akademik. Kehadiran pusat studi di lingkungan perguruan tinggi diharapkan dapat mempertemukan pendekatan akademik dengan berbagai persoalan yang berkembang dalam praktik kepolisian di lapangan.

Melalui pusat studi tersebut, berbagai persoalan terkait kepolisian dapat dikaji secara lebih objektif, ilmiah, dan konstruktif. Hasil kajian diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam merumuskan rekomendasi yang mendukung peningkatan kualitas kelembagaan dan pelayanan kepolisian.

Pusat Studi Kepolisian UMI juga diharapkan tidak hanya menjadi ruang penelitian, tetapi dapat berkembang sebagai wadah diskusi, pengembangan sumber daya manusia, seminar, kajian kebijakan, serta pertukaran gagasan antara akademisi dan praktisi.

Dalam konteks tersebut, keterlibatan perguruan tinggi memiliki posisi penting karena dunia akademik dapat memberikan perspektif berbasis penelitian dalam melihat berbagai persoalan sosial, hukum, keamanan, dan pelayanan publik.

Kehadiran Fauzi Andi Wawo dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan DPRD Sulawesi Selatan terhadap penguatan sinergi antara lembaga legislatif, perguruan tinggi, kepolisian, pemerintah daerah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Menurut Fauzi, keberadaan pusat studi seperti Pusat Studi Kepolisian UMI dapat menjadi sarana penting untuk memperkaya perspektif dalam memahami berbagai persoalan yang berkaitan dengan tugas dan fungsi kepolisian.

Kajian akademik yang dilakukan secara berkelanjutan dinilai dapat memberikan kontribusi dalam mendorong lahirnya rekomendasi yang lebih komprehensif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Selain itu, kolaborasi antara perguruan tinggi dan institusi kepolisian juga dapat menjadi ruang untuk mengevaluasi berbagai tantangan yang dihadapi dalam penyelenggaraan pelayanan publik dan penegakan hukum.

Fauzi berharap keberadaan Pusat Studi Kepolisian UMI dapat memberikan kontribusi nyata terhadap pengembangan profesionalisme kepolisian serta peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, tantangan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus berkembang sehingga diperlukan pendekatan yang adaptif, berbasis pengetahuan, serta mampu merespons dinamika sosial yang terjadi.

Karena itu, keterlibatan akademisi dalam memberikan masukan dan kajian strategis dinilai dapat menjadi salah satu elemen pendukung dalam memperkuat kualitas kebijakan dan pelaksanaan tugas kepolisian.

Di sisi lain, keberadaan pusat studi juga dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa dan sivitas akademika UMI. Mahasiswa memiliki ruang untuk memperluas wawasan dan melakukan kajian mengenai berbagai isu kepolisian, hukum, keamanan, serta hubungan antara aparat penegak hukum dan masyarakat.

Kerja sama tersebut diharapkan dapat membuka peluang bagi pelaksanaan penelitian bersama, seminar ilmiah, diskusi publik, pendidikan dan pelatihan, serta berbagai kegiatan akademik lainnya.

Kolaborasi lintas institusi juga penting untuk membangun komunikasi yang terbuka antara kepolisian dan masyarakat. Melalui kajian akademik dan forum dialog, berbagai persoalan dapat dibahas dengan pendekatan yang lebih objektif serta berorientasi pada penyelesaian.

Dalam konteks pemerintahan daerah, sinergi antara legislatif, eksekutif, kepolisian, perguruan tinggi, dan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif.

DPRD Sulawesi Selatan sendiri memiliki kepentingan untuk terus mendorong hadirnya kebijakan publik yang memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, penguatan kolaborasi dengan institusi pendidikan dan aparat penegak hukum menjadi salah satu bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang semakin baik.

Launching Pusat Studi Kepolisian UMI yang berlangsung pada pukul 10.00 WITA tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat hubungan antara dunia akademik dan institusi kepolisian di Sulawesi Selatan.

Ke depan, pusat studi tersebut diharapkan mampu menghasilkan berbagai kajian yang tidak hanya bersifat akademis, tetapi juga relevan dengan kebutuhan praktis dan perkembangan persoalan di tengah masyarakat.

Dengan dukungan berbagai pihak, Pusat Studi Kepolisian UMI diharapkan dapat berkembang menjadi pusat kajian yang produktif, independen, dan mampu memberikan rekomendasi konstruktif bagi peningkatan kualitas kepolisian.

Kehadiran Wakil Ketua IV DPRD Sulsel Fauzi Andi Wawo dalam launching tersebut sekaligus memperkuat pesan bahwa pembangunan keamanan, penegakan hukum, dan pelayanan masyarakat membutuhkan kolaborasi lintas sektor.

Melalui sinergi antara kepolisian, perguruan tinggi, pemerintah, DPRD, dan masyarakat, diharapkan berbagai tantangan di bidang keamanan dan penegakan hukum dapat dihadapi melalui pendekatan yang lebih ilmiah, terbuka, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300