Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Kunjungan Akademik UiTM Malaysia ke UIN Alauddin Makassar, Perkuat Kolaborasi Internasional Bidang Matematika dan Sains

×

Kunjungan Akademik UiTM Malaysia ke UIN Alauddin Makassar, Perkuat Kolaborasi Internasional Bidang Matematika dan Sains

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co — Program Studi Matematika, Fakultas Sains dan Teknologi (FST) UIN Alauddin Makassar menerima kunjungan akademik resmi delegasi Fakulti Sains Komputer dan Matematik (FSKM), Universiti Teknologi MARA (UiTM) Malaysia, pada 1–4 September 2026.

Kunjungan akademik tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang kolaborasi internasional antara UIN Alauddin Makassar dan UiTM Malaysia, khususnya dalam bidang pendidikan, penelitian, pertukaran pengetahuan, serta pengembangan kapasitas akademik.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Kehadiran delegasi FSKM UiTM Malaysia disambut oleh jajaran akademisi dan civitas akademika Fakultas Sains dan Teknologi UIN Alauddin Makassar. Rangkaian kegiatan dirancang tidak hanya sebagai forum pertemuan antarinstitusi, tetapi juga menjadi ruang pertukaran gagasan dan pengalaman akademik antara kedua universitas.

Agenda kunjungan diawali dengan sesi penyambutan resmi dan pertemuan bersama pihak pengurusan universitas. Pertemuan tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi akademik masing-masing institusi sekaligus membahas berbagai peluang kerja sama yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan diarahkan pada sejumlah peluang kolaborasi bilateral, terutama yang berkaitan dengan pengembangan pendidikan, penelitian bersama, pertukaran akademik, serta kegiatan ilmiah yang dapat melibatkan mahasiswa maupun tenaga pengajar dari kedua institusi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan International Guest Lecture yang menghadirkan dua pensyarah dari FSKM UiTM Malaysia, yakni Dr. Siti Meriam dan Dr. Noor Fadhilah binti Ahmad Radi.

Dalam sesi tersebut, para peserta memperoleh wawasan mengenai inovasi dalam bidang matematika serta model statistik terapan. Materi yang disampaikan menjadi ruang pertukaran pengetahuan sekaligus memberikan perspektif baru bagi mahasiswa dan dosen Fakultas Sains dan Teknologi.

Kegiatan guest lecture juga menjadi bagian penting dalam memperluas pengalaman akademik mahasiswa. Interaksi langsung dengan akademisi dari perguruan tinggi luar negeri memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal perkembangan keilmuan dari perspektif yang lebih luas.

Tidak hanya mahasiswa, kegiatan tersebut juga memberikan manfaat bagi dosen karena membuka ruang diskusi mengenai perkembangan penelitian dan penerapan keilmuan matematika serta statistika dalam berbagai bidang.

Agenda akademik kembali berlanjut pada Kamis, 3 September 2026, melalui sesi khusus bagi mahasiswa baru bertajuk “Sesi Khas Pelajar Baru: Merentas Sempadan – Pengalaman Akademik Malaysia-Indonesia.”

Sesi tersebut disampaikan oleh PM Dr. Normi Abdul Hadi dan dirancang sebagai forum inspirasi sekaligus perkongsian ilmu bagi mahasiswa baru.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa diajak untuk melihat pengalaman akademik sebagai bagian dari proses membangun wawasan yang lebih luas, termasuk melalui interaksi lintas negara dan lintas budaya.

Pertukaran pengalaman antara Malaysia dan Indonesia juga diharapkan dapat menumbuhkan keberanian mahasiswa untuk mengembangkan jejaring akademik internasional serta memanfaatkan berbagai peluang pendidikan dan penelitian di tingkat global.

Pada siang hari, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Guest Lecture yang dibawakan oleh Puan Aida Wati Zainan Abidin di Laboratorium C.

Sesi tersebut berfokus pada penguatan kompetensi praktis mahasiswa di bidang sains dan teknologi. Pelaksanaan kegiatan di laboratorium memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman pembelajaran yang lebih aplikatif dan berkaitan dengan perkembangan keilmuan di bidangnya.

Selain agenda akademik, kunjungan delegasi UiTM Malaysia juga diisi dengan sesi foto bersama dan pertukaran cenderamata sebagai simbol persahabatan serta hubungan baik antara kedua institusi.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan pada Jumat, 4 September 2026, melalui perbincangan Research Interest Group (RIG). Sesi ini menjadi salah satu agenda penting dalam kunjungan karena diarahkan untuk mengidentifikasi bidang-bidang penelitian yang memiliki potensi untuk dikembangkan secara bersama.

Melalui forum RIG, para akademisi dari UIN Alauddin Makassar dan UiTM Malaysia memiliki kesempatan untuk mendiskusikan minat riset, kemungkinan penelitian kolaboratif, serta peluang menghasilkan publikasi ilmiah bersama.

Kolaborasi penelitian tersebut diharapkan tidak berhenti pada pertemuan akademik, tetapi dapat dikembangkan menjadi kerja sama yang lebih konkret melalui penelitian bersama, seminar internasional, publikasi ilmiah, pertukaran peneliti, maupun kegiatan akademik lainnya.

Bagi UIN Alauddin Makassar, kunjungan akademik tersebut menjadi peluang untuk memperluas jejaring kerja sama internasional sekaligus memperkuat posisi perguruan tinggi dalam membangun hubungan akademik dengan institusi pendidikan tinggi di luar negeri.

Sementara bagi mahasiswa, keterlibatan dalam berbagai agenda selama kunjungan memberikan pengalaman berharga dalam berinteraksi dengan akademisi internasional, memahami perspektif keilmuan yang berbeda, serta mengenal peluang pengembangan kompetensi di tingkat global.

Kerja sama antara UIN Alauddin Makassar dan UiTM Malaysia juga diharapkan dapat berkembang pada berbagai bidang keilmuan yang relevan dengan kebutuhan pendidikan dan perkembangan teknologi saat ini.

Dengan adanya pertukaran pengetahuan, pengalaman, serta gagasan dari kedua institusi, hubungan akademik yang telah terbangun diharapkan semakin kuat dan memberikan manfaat bagi civitas akademika.

Kunjungan akademik UiTM Malaysia ke UIN Alauddin Makassar pada akhirnya tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi menjadi bagian dari langkah strategis dalam membangun kemitraan akademik yang berkelanjutan.

Melalui penguatan kolaborasi pendidikan, penelitian, dan pertukaran akademik, kedua institusi diharapkan dapat menciptakan lebih banyak peluang internasional bagi mahasiswa dan tenaga pengajar serta menghasilkan kontribusi ilmiah yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menegaskan pentingnya membangun jejaring perguruan tinggi lintas negara sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan tinggi, memperluas wawasan akademik, dan mendorong lahirnya inovasi di bidang matematika dan sains.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300