Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Sukses Tekan ATS, Kadisdik Sinjai Jadi Narasumber Praktik Baik Kemendes PDT

×

Sukses Tekan ATS, Kadisdik Sinjai Jadi Narasumber Praktik Baik Kemendes PDT

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

klikkiri.co – Inovasi penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) yang diterapkan di Kabupaten Sinjai mendapat perhatian Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT). Hal itu ditandai dengan keterlibatan Kadisdik Sinjai, Irwan Suaib, sebagai narasumber dalam forum Berbagi Praktik Baik Penanganan ATS

Irwan Suaib memaparkan strategi penanganan ATS yang dilaksanakan secara virtual pada hari Rabu (28/10/2026), kemarin. DIa mengungkapkan bahwa penanganan ATS membutuhkan langkah yang terarah, inovatif, dan berkelanjutan.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Bernagai inovasi dilahirkan dalam upaya mempercepat penanganan dan penurunan angka ATS di daerah. Antara lain, aplikasi pendataan ATS Tassikolasi yang telah dikembangkan sejak tahun 2023, Program Orang Tua Angkat, Tutor Angkat, dan Balibolae.

Selain itu, terdapat dua inovasi yang difokuskan pada pencegahan anak berisiko putus sekolah, yakni SIGAP ORTU dan Sahabat Rangkul. Berbagai terobosan tersebut menjadi wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Sinjai dalam menghadirkan solusi pendidikan yang lebih inklusif dan tepat sasaran.

“Kami terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi yang tidak hanya berorientasi pada pendataan, tetapi juga memastikan adanya langkah intervensi nyata agar setiap anak memperoleh hak dan kesempatan yang sama untuk mendapatkan pendidikan,” ungkap Irwan Suaib.

Dalam forum itu dia menegaskan bahwa penanganan ATS bukan sekadar menurunkan angka, tetapi bagaimana memastikan tidak ada anak yang kehilangan kesempatan untuk belajar.

“Anak yang sudah putus sekolah harus kita rangkul kembali, sementara anak yang berisiko putus sekolah harus kita cegah sejak dini. Karena itu, kolaborasi dan inovasi menjadi kunci utama dalam menghadirkan solusi yang berkelanjutan,” tegasnya.

Irwan Suaib juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, mulai dari pemerintah daerah, pemerintah desa, satuan pendidikan, hingga seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, keberhasilan penanganan ATS tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan komitmen dan keterlibatan bersama agar setiap program yang dijalankan memberikan dampak nyata.

Melalui forum berbagi praktik baik bersama Kemendes PDT ini, Dinas Pendidikan Kabupaten Sinjai berharap berbagai inovasi yang telah dikembangkan dapat menjadi inspirasi sekaligus memperkuat kolaborasi antardaerah dalam penanganan ATS.

Langkah tersebut juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Sinjai untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan, menekan angka putus sekolah, serta memastikan seluruh anak mendapatkan layanan pendidikan yang layak dan berkeadilan. (Humas Disdik)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300