Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Yasir Machmud Dukung Aksi Stop Stunting Sulsel, Generasi Emas 2045 Jadi Komitmen Bersama

×

Yasir Machmud Dukung Aksi Stop Stunting Sulsel, Generasi Emas 2045 Jadi Komitmen Bersama

Sebarkan artikel ini
Yasir Machmud bersama Gubernur Sulsel dan Ketua TP PKK Sulsel.
Example 325x300

klikkiri.co – Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, Dr. Yasir Machmud, S.E., M.Si., menghadiri peluncuran (launching) Aksi Stop Stunting (ASS) Tahun 2026 yang digelar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan di Aula Asta Cita, Rumah Jabatan Gubernur Sulsel, Selasa (3/11/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penguatan komitmen dan kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat penurunan prevalensi stunting di Sulawesi Selatan. Launching Aksi Stop Stunting ini mengusung semangat “Aksi Nyata Andalan Hati, Bergerak Bersama, Satukan Langkah, Wujudkan Sulsel Bebas Stunting untuk Generasi Emas 2045”.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Yasir Machmud hadir bersama Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman, serta sejumlah unsur pemerintah daerah, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), lembaga, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kehadiran Wakil Ketua DPRD Sulsel tersebut menjadi bagian dari dukungan legislatif terhadap langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat program percepatan penurunan stunting. Menurutnya, persoalan stunting bukan sekadar isu kesehatan, melainkan menyangkut masa depan kualitas sumber daya manusia dan keberlanjutan pembangunan daerah.

“Penanganan stunting membutuhkan komitmen dan kerja bersama seluruh elemen. Ini bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau tenaga kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan DPRD, masyarakat, keluarga, serta seluruh pemangku kepentingan,” demikian pernyataan Yasir dalam naskah rilis ini.

Ia juga menekankan bahwa upaya membangun generasi berkualitas harus dimulai sejak dini melalui pemenuhan kebutuhan gizi, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta edukasi kepada masyarakat.

“Generasi Emas 2045 harus kita persiapkan dari sekarang. Anak-anak yang tumbuh sehat dan mendapatkan asupan gizi yang baik merupakan investasi paling penting bagi masa depan Sulawesi Selatan. Karena itu, gerakan stop stunting harus diwujudkan melalui aksi nyata, bukan sekadar menjadi slogan,” lanjutnya.

Dalam surat undangan bernomor 005/15152/DINKES tertanggal 31 Oktober 2026, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan menekankan pentingnya langkah strategis, terintegrasi, dan berkelanjutan melalui penguatan koordinasi serta optimalisasi intervensi gizi.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada penurunan angka prevalensi stunting, tetapi juga memastikan peningkatan status gizi dan derajat kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

Yasir juga mendorong agar sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten/kota terus diperkuat sehingga program pencegahan dan penanganan stunting dapat berjalan secara konsisten, terukur, serta menjangkau masyarakat hingga tingkat paling bawah.

“Yang terpenting adalah bagaimana program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Intervensi harus tepat sasaran, koordinasi harus berjalan baik, dan setiap pihak harus mengambil peran sesuai tanggung jawabnya,” tegasnya.

Gerakan Aksi Stop Stunting Tahun 2026 sekaligus menjadi bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkualitas, dan berdaya saing.

Melalui semangat bergerak bersama dan menyatukan langkah, Sulawesi Selatan diharapkan mampu mempercepat penurunan stunting sekaligus meletakkan fondasi yang kuat bagi terwujudnya Generasi Emas 2045.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300