Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 325x300
Politik

Ketemu Komunitas Jawa–Pedagang Bakso, Rudianto Lallo Cerita soal Karaeng Matoaya hingga Sunan Bonang

×

Ketemu Komunitas Jawa–Pedagang Bakso, Rudianto Lallo Cerita soal Karaeng Matoaya hingga Sunan Bonang

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Rudianto Lallo silaturahmi dengan Komunitas Jawa yang ada di Kota Makassar.

Keluarga Pedagang Bakso (KPB) Nusantara mengundang Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo dalam rangka melakukan silaturahmi yang dilaksanakan di Jalan Metro Tanjung Bunga Kota Makassar.

Klikkiri.co

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Pada kesempatan ini, Politisi Partai NasDem itu mengatakan kemajuan Makassar menjadi kota metropolitan tidak lepas dari peran perantau dari tanah jawa. Mereka kontribusi dalam peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) di Makassar.

“Pedagang Bakso ini bayar pajak. Pajak yang disetorkan ke pemerintah itu dipergunakan dalam membangun Makassar.  diantaranya membangun jalan dan fasilitas umum lainnya,” kata Rudianto Lallo, Minggu 31/7/2022. 

Olehnya itu, Rudianto Lallo mengatakan pemerintah harus hadir dalam memberikan support kepada perantau dari tanah Jawa. Kata dia, layanan administrasi kependudukan, seperti KTP, KK, Akta Lahir dan sebagainya harus disamakan dengan yang lainnya. 

“Melalui silaturahmi ini, kalau ada saudara dari perantau jawa terhambat pengurusan administrasi, dipersulit masalah perizinan ataupun ada oknum yang dengan sengaja mengganggu, koordinasi dengan saya, Insya Allah kami di DPRD siap membantu, bersinergi dengan perantau dari Jawa,” ujar Rudianto Lallo yang juga ketua DPRD Makassar.

Lanjut Rudianto Lallo, hubungan antara penduduk Makassar dengan orang jawa sudah terjalin sejak lama. Mulai dari abad 15, saat kehadirannya Karaeng Matoaya, lengkapnya Karaeng Matoaya I Malingkang Daeng Manyonri’ Karaeng Katangka atau Sultan Abdullah menerima Datu Ribandang yang juga murid dari Sunan Bonang.

“Dia adalah seorang raja Kerajaan Tallo (memerintah 1593-1623 dan wafat 1636) dia juga perdana menteri Kesultanan Makassar yang sangat berpengaruh pada abad ke-16. Sejak itulah mulai terjalin hubungan baik orang Makassar dengan Jawa, hingga menyusul Pangeran Diponegoro pada abad 18 yang berkeluarga di Makassar hingga memiliki anak, cucu, cicit dan buyut disini,” jelas Rudianto Lallo.

Ketua KPB Nusantara, Joko Suparno menyambut baik kehadiran ketua DPRD Makassar Rudianto Lallo yang dalam nuansa silaturahmi sekaligus masih suasana memperingati usia ke 2 tahun KPBN di Makassar.

“Kehadiran bapak Ketua DPRD menjadi kebanggan dan kehormatan untuk kami. Kami komunitas pedagang bakso sangat membutuhkan bantuan dan saran-saran kedepannya,” Kata Joko Suparno. 

Dikesempatan ini, Joko Suparno juga mengundang langsung pemilik slogan anak rakyat itu untuk hadir dalam ngopi santai (Ngopsan) yang rencana dihadiri ribuan komunitas orang jawa pada Agustus mendatang. 

“Dalam waktu dekat, kami melakukan ngopsan, besar harapan kami pak Ketua hadir bersama kami,” tutupnya.

Example 325x300
Example 120x600