Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Sebanyak Rp 18 Miliar Anggaran Perbaikan Pipa Utama Air Baku Balantieng Kabupaten Sinjai

×

Sebanyak Rp 18 Miliar Anggaran Perbaikan Pipa Utama Air Baku Balantieng Kabupaten Sinjai

Sebarkan artikel ini
Tim BBWS Pompengan–Jeneberang melakukan peninjauan pipa di kabupaten Sinjai.
Example 325x300

Tim Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pompengan-Jeneberang melakukan peninjauan pipa transmisi utama air baku Balantieng selama 3 hari di Kabupaten Sinjai.

Kegiatan tim BBWS Pompengan Jeneberang ini di lokasi tersebut untuk mengecek langsung kondisi pipa transmisi utama air baku Balantieng yang dilaporkan selalu mengalami kebocoran.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Direktur Perusahaan Umum Daerah (Perumda/PDAM) Tirta Sinjai Bersatu , Nasrullah Mustamin, menyampaikan tim BBWS Pompengan-Jeneberang berada di Kabupaten Sinjai sejak Sabtu, 4 Februari 2023.

Mereka mengunjungi sekitar 20 titik yang tersebar di beberapa beberapa kecamatan. Antara lain di Kecamatan Sinjai Borong, Sinjai Selatan, Sinjai Tengah, dan Sinjai Timur.

“Mereka datang sebagai tindak lanjut kunjungan DRPD dan Pemkab Sinjai ke Balai dan Kementerian PUPR. Mereka kaget melihat kondisi pipa yang ada karena ada yang tidak sesuai spesifikasi,” ungkap Nasrullah, Senin (6/2/2023) .

Terkait hal itu, pekan depan, tim BBWS Pompengan-Jeneberang kembali dijadwalkan berkunjung ke Kabupaten Sinjai untuk membahas secara teknis pelaksanaan perbaikan.

Anggaran perbaikannya disiapkan sekitar Rp 18 miliar melalui Kementerian PUPR.

“Insya Allah tahun ini akan diperbaiki oleh pihak Balai. Paling lambat bulan Juni sudah aksi karena menggunakan anggaran sisa tender dan penetapan pelaksananya juga melalui proses tender,” terang Nasrullah.

Dia mengharapkan agar dalam pekerjaan perbaikan tersebut melibatkan banyak tenaga kerja dan pihak terkait termasuk berkolaborasi dengan tenaga teknis Perumda Tirta Sinjai Bersatu.

Tujuannya, lanjut Nasrullah, agar pelaksanaan perbaikan bisa terlaksana dengan efektif atau tidak menelan waktu lama sehingga manfaatnya bisa segera mungkin dinikmati masyarakat.

“Ada 20 titik yang bocor, kalau sedikit pekerjanya bisa dipastikan butuh waktu yang lama. Kasihan masyarakat karena tidak dapat menikmati air bersih karena distribusi terhenti,” kuncinya.

Sebelumnya, rombongan DPRD Sinjai bersama jajaran Pemkab Sinjai berkunjung ke BBWS Pompengan-Jeneberang dan di Kementerian PUPR.

Kunjungan itu mereka untuk mencari solusi terkait persoalan distribusi air yang kerap macet dari sumber air baku Balantieng. (Fiqram).

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300