Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Politik

JMS-TSY: Potensi Kemenangan di Pilkada Bulukumba 2024

×

JMS-TSY: Potensi Kemenangan di Pilkada Bulukumba 2024

Sebarkan artikel ini

Analisis Dukungan Pasangan Calon Berdasarkan Peserta Kontestan Pemilukada Tahun 2020

Ardiansyah R, Supervisor Riset di eLSTUDIKA Indonesia (Riset & Consultan).
Example 325x300

klikkiri.co – Ardiansyah R selaku Supervisor Riset di eLSTUDIKA Indonesia (Riset & Consultan) memberikan analisis mendalam mengenai dinamika pemilihan kepala daerah di Kabupaten Bulukumba, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Menurut analisis Ardiansyah, Pilkada di Bulukumba lebih diuntungkan pasangan JMS-TSY (Jamaluddin M. Syamsir dan Tomy Satria Yulianto).

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Ardiansyah menyoroti bahwa landskap politik di Bulukumba telah berubah sejak Pilkada 2020, yang mana Andi Muchtar Ali Yusuf dan Edy Manaf meraih kemenangan pada Pilkada Bulukumba Tahun 2020.

Pasangan calon nomor 1, Jamaluddin M. Syamsir dan Tomy Satria Yulianto, memiliki potensi kemenangan yang cukup menjanjikan di Pilkada Bulukumba 2024, berdasarkan hasil hasil landskap Pilkada sebelumnya.

 

Pada pemilihan umum kepala daerah Bulukumba 2020, pasangan A. Muchtar Ali Yusuf dan Edy Manaf berhasil meraih kemenangan dengan total suara sebanyak 92.978, yang setara dengan 39,2% dari total suara. Mereka unggul dari tiga pasangan calon lainnya, di mana pasangan H Askar H.L. dan Arum Spink berada di posisi kedua dengan 67.855 suara (28,6%), diikuti oleh pasangan Tomy Satria Yulianto dan Andi Makkasau dengan 63.672 suara (26,9%), serta pasangan Andi Hamzah Pangki dan A. Murniyati dengan 12.517 suara (5,3%).

Pada Pilkada 2020, pasangan A. Muchtar Ali Yusuf dan Edy dengan tagline Harapan Baru unggul di beberapa Kecamatan yang bukan merupakan basis utama secara geopolitik, terutama di Bulukumba Timur yaitu Kecamatan Kajang, Herlang, Bontotiro, dan Bontobahari.

Meskipun A. Muchtar dan A. Edy berhasil memanfaatkan dukungan di wilayah-wilayah yang bukan basis tradisional, seperti Bulukumba Timur, pasangan JMS-TSY memiliki potensi besar untuk mengubah peta suara, terutama dengan memanfaatkan akar lokal JMS sebagai putara asli Kajang.

Hal yang menarik dalam Pilkada Bulukumba 2024 adalah potensi kuat bagi JMS untuk meraih kemenangan di Bulukumba Timur. Pada pemilukada 2020, petahana unggul di wilayah ini, namun kali ini, JMS sebagai putra asli Kajang memiliki peluang besar untuk merebut dominasi suara di kawasan tersebut.

Mengacu pada tren Pemilukada sebelumnya, setiap ada kandidat 01 atau sebagai calon bupati yang berasal dari Bulukumba Timur selalu mendapat suara tertinggi dari akumulasi empat Kecamatan di wilayah ini.

Misalnya, saat Zainuddin, putra asli Bontotiro, berhasil mengalahkan petahana pada Pilkada 2009, dan Kahar Muslim tetap unggul di Bulukumba Timur pada Pilkada 2014. Fenomena ini menunjukkan bahwa faktor kedaerahan sangat berpengaruh, dan JMS dapat memanfaatkan koneksi lokalnya untuk menarik simpati serta dukungan maksimal dari para pemilih di Bulukumba Timur.

Selain itu, Ardiansyah menyorot Pasangan dengan tagline Harapan Baru juga sukses memenangkan suara di Kecamatan Bulukumpa dan Rilau Ale pada Pilkada 2020, yang merupakan basis utama mereka, meskipun selisih suara dengan kandidat lain tidak terlalu signifikan. Di Bulukumpa, Tomy Satria menempati posisi kedua dengan selisih sekitar 4.000–an suara, sementara di Rilau Ale selisihnya sekitar 5.000an suara.

Ardiansyah menyoroti persaingan ketat di kecamatan Gantarang dan Kindang. Pada pilkada 2024, pertarungan di dua kecamatan ini menjadi sangat sengit dan krusial bagi kedua pasangan calon, terkhusus di Gantarang dengan jumlah pemilih terbanyak.

“Adanya dukungan dari A. Mattampawali, yang dikenal sebagai A. Ungko dan merupakan saudara mantan Bupati Bulukumba, alm. A. Sukri Sappewali, pasangan JADIMI mampu menambah daya tarik dan legitimasi di mata pemilih. A. Ungko, yang memiliki pengaruh kuat dan jaringan luas di komunitas, berpotensi menjadi kunci bagi JADIMI untuk mengukuhkan posisi mereka. Dalam politik, dukungan tokoh lokal bisa jadi penentu kemenangan, dan “JADIMI” tampaknya siap memanfaatkan momen ini untuk meraih suara maksimal di wilayah strategis tersebut,” tutur Ardiansyah, Senin (07/10/2024).

Pada Pilkada 2024 ini, pasangan JMS-TSY mendapat dukungan penting dari Arum Spink sebagai Ketua Tim Pemenangan, serta dukungan tokoh-tokoh berpengaruh seperti Andi Hamzah Pangki, politisi senior dari Golkar, A. Murniyati Makking, politisi senior dan tokoh perempuan dari Bulukumba Timur, dan juga para pendukung setia almarhum H. Askar.

Menariknya, kata Ardi, keempat tokoh ini adalah kontestan pada Pilkada 2020, dan kini mereka bersatu di barisan “JADIMI” ditambah lagi, Tomy Satria Yulianto (TSY) sebagai kandidat Bupati pada pemilihan sebelumnya, tentunya memiliki pendukung ideologis yang tersebar luas di 10 Kecamatan yang dibuktikan dengan tingkat elektabilitas dan popularitas yang mumpuni sebagai kandidat yang dirilis dari berbagai Lembaga survei sebelum pendaftaran di KPU.

Ardiansyah juga menilai bahwa jika pasangan JMS dapat memanfaatkan pemetaan basis jaringan suara, khususnya basis jaringan dari para kandidat pemilukada 2020 yang berada pada barisan yang sama untuk perubahan bulukumba dan fokus pada interaksi langsung dengan masyarakat.

“Mereka dapat menarik pemilih baru dan memperkuat dukungan yang tersebar di sepuluh kecamatan. Penyampaian visi yang jelas dan penanganan isu-isu yang relevan bagi Masyarakat serta menarasikan program-program strategis yang mudah diterima Masyarakat dapat menjadi kunci dalam meningkatkan potensi kemenangan pasangan JMS-TSY “JADIMI” di Pilkada 2024,” kata Ardiansyah. (*)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300