Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Dari Makassar, Menjaga Indonesia: Saat Pemuda dan Ormas Memilih Berdiri di Garda Persatuan

×

Dari Makassar, Menjaga Indonesia: Saat Pemuda dan Ormas Memilih Berdiri di Garda Persatuan

Sebarkan artikel ini
Di tengah riuhnya Kota Makassar, sebuah percakapan tentang Indonesia berlangsung sederhana. Tidak di gedung pemerintahan, melainkan di sebuah ruang pertemuan di Red Corner Cafe, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Tidung, Rabu (26/8/2026).
Example 325x300

klikkiri.co – Di tengah riuhnya Kota Makassar, sebuah percakapan tentang Indonesia berlangsung sederhana. Tidak di gedung pemerintahan, melainkan di sebuah ruang pertemuan di Red Corner Cafe, Jalan Yusuf Daeng Ngawing, Tidung, Rabu (26/8/2026).

Namun, yang dibicarakan bukan perkara sederhana.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Sejumlah tokoh pemuda, Organisasi Kepemudaan (OKP), Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), dan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) duduk bersama membicarakan sesuatu yang jauh lebih besar dari kepentingan organisasi masing-masing: bagaimana menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Forum Focus Group Discussion (FGD) Kebangsaan itu mengusung tema “Dari Makassar, Kita Jaga Indonesia: Bersama OKP dan Ormas Meneguhkan Persatuan.”

Pertemuan yang diinisiasi Bung Aloq bersama sejumlah tokoh pemuda dan organisasi masyarakat tersebut menjadi ruang untuk menyatukan pandangan sekaligus merumuskan langkah konkret masyarakat sipil dalam menjaga kebhinekaan dan mendukung program-program pemerintah yang berpihak pada kepentingan rakyat.

Bukan Sekadar Diskusi

Ada satu kesadaran yang mengemuka dalam forum tersebut: persatuan tidak cukup hanya dirawat melalui slogan.

Persatuan membutuhkan komunikasi. Membutuhkan keberanian untuk duduk bersama. Dan yang paling penting, membutuhkan tindakan nyata.

Dari gagasan itulah kemudian lahir Forum Bersama untuk Indonesia, sebuah wadah kolaborasi yang diharapkan menjadi simpul komunikasi sekaligus ruang aksi bersama antar-OKP, Ormas, LSM, dan elemen masyarakat lainnya.

Forum tersebut menjadi ikhtiar untuk memastikan berbagai kekuatan masyarakat sipil di Makassar dan Sulawesi Selatan tidak berjalan sendiri-sendiri.

Mereka ingin bersinergi, mengawal program strategis pemerintah, serta memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan penguatan persatuan nasional.

Dr. Natsar Desi: Persatuan Harus Dijaga Bersama

Dalam forum tersebut, Dr. Natsar Desi menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam merawat persatuan bangsa.

Menurutnya, menjaga keutuhan Indonesia bukan semata-mata tugas pemerintah atau aparat negara. Tanggung jawab tersebut melekat pada seluruh komponen masyarakat, termasuk pemuda dan organisasi sipil.

“Merawat persatuan adalah tanggung jawab kita bersama. Melalui forum bersama ini, kita ingin memastikan bahwa elemen sipil di Makassar tidak hanya berdiskusi, tetapi hadir secara aktif mendukung program pemerintah serta menjadi benteng dalam menjaga keutuhan NKRI. Dari Makassar, kita tunjukkan kontribusi nyata untuk Indonesia,” ujar Dr. Natsar Desi.

Pernyataan itu menjadi penegasan bahwa forum yang dibangun bukan sekadar tempat bertukar gagasan, melainkan diarahkan menjadi gerakan kolaboratif.

Semangatnya dirangkum dalam tiga kata: Bersatu, Berdaya, Berkontribusi.

Semangat tersebut kemudian digaungkan melalui kampanye persatuan dengan tagar #MakassarUntukIndonesia.

Makassar dan Pesan untuk Indonesia

Makassar bukan sekadar tempat berlangsungnya forum. Kota ini memiliki sejarah panjang sebagai ruang perjumpaan berbagai kelompok, budaya, dan latar belakang masyarakat.

Karena itu, pesan yang lahir dari forum tersebut terasa lebih luas: bahwa menjaga Indonesia dapat dimulai dari daerah, dari ruang-ruang pertemuan masyarakat, dan dari kesediaan berbagai kelompok untuk menempatkan kepentingan bangsa di atas kepentingan sektoral.

Deklarasi bersama elemen pemuda dan Ormas Makassar serta Sulawesi Selatan menjadi penanda komitmen untuk berdiri bersama menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI.

Bukan dengan sekadar kata-kata, tetapi melalui kolaborasi.

Forum Bersama untuk Indonesia diharapkan menjadi langkah awal menuju kerja bersama yang lebih panjang. Sebuah simpul yang mempertemukan gagasan, kepedulian, dan energi masyarakat sipil.

Pada akhirnya, pesan yang ingin dibawa dari forum tersebut sederhana, tetapi kuat:

Indonesia yang utuh membutuhkan masyarakat yang bersedia menjaga persatuannya.

Dan dari Makassar, komitmen itu kembali ditegaskan: Bersatu. Berdaya. Berkontribusi.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300