Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Ekobis

Persediaan Air Baku di Bendungan Lekopancing Maros Berkurang, Ini Solusinya

×

Persediaan Air Baku di Bendungan Lekopancing Maros Berkurang, Ini Solusinya

Sebarkan artikel ini
Example 325x300

Musim penghujan segera berakhir. Sudah beberapa pekan Makassar tidak diguyur hujan dengan intensitas tinggi atau sedang. Cuaca panas di malam hari juga menjadi pertanda bahwa musim kemarau segera tiba.

Klikkiri.co

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

Musim kemarau tentu sangat mempengaruhi persediaan sumber air baku utama Perumda Air Minum Kota Makassar yang ada di Bendungan Lekopancing Maros.

Sebagaimana laporan dari hasil pemantauan petugas Penjaga Saluran, saat ini Volume air di bendung Lekopancing sudah menurun sampai 100 Cm di bawah pelimpahan.

Asdar Ali selaku Direktur Teknik Perumda Air Minum Kota Makassar membenarkan hal tersebut. Menurut Asdar menurunnya persediaan air ini tentunya sangat mempengaruhi produksi dan distribusi air kita khusus di Instalasi Panaikang dan Instalasi Antang yang mana sumber air bakunya dari Lekopancing.

“Dampaknya tentu ke pelanggan di daerah Utara dan Timur Kota yang jumlahnya +/- 60 ribuan. Kalau kekurangan itu pasti karena debitnya menurun,” katanya.

Beruntung, Balai besar BBWS Pompengan Jeneberang sebagai penanggung jawab aliran sungaimemberikan PDAM Makassar bantuan dengan mengizinkan mengambil air baku di sungai Tallo di Moncongloe.

“Tentunya ini hal yang luar biasa karena sangat membantu kita untuk menambah air baku untuk kita produksi dan akan disalurkan ke Masyarakat,” tambah Asdar.

Sebelumnya, beredar informasi tentang pelarangan pengambilan air baku di sungai Tallo. Hal itu kata Asdar miskomunikasi. Dia menyebutkan, tidak ada pelarangan baik itu lisan maupun tulisan yang disampaikan resmi dari Balai.

“Tidak ada itu pelarangan, mungkin misinformasi saja, buktinya kita saat ini sudah akan menurunkan Pompa di Sisi Jembatan Moncongloe untuk mengambil air baku sebagai tambahan air untuk diproduksi”tambah Asdar.

Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Makassar, Beni Iskandar menyampaikan bahwa sebenarnya ini soal Kewenangan karena Daerah Aliran Sungai dibawah Kendali BBWS Pompengan Jeneberang, jadi memang harus ada ijin dari sana untuk pengambilan Air Baku di sungai Tallo Moncongloe.

“Jadi sebenarnya bukan larangan tapi kami masih diberi ijin asalkan Pengurusan SIPA yang prosesnya sementara berjalan untuk diselesaikan sebagai salah satu persyaratan,” sambung Beni.

Informasi yang diterima dari pihak BBWS Pompengan Jeneberang, Muhammad Firdaus, ST. M.SP., yang juga sebagai Sub. Koordinator Pelaksanaan Operasi & pemeliharaan SDA BBWS Pompengan Jeneberang mengatakan pada dasarnya yang paling utama adalah bagaimana pemenuhan kebutuhan pokok masyarakat khususnya air bersih,

“Jadi kita tetap akan persuasif selama PDAM, silahkan saja ambil air di sungai Tallo tambahan Air Baku menjelang Musim Kemarau, tapi tetap mengupayakan menyelesaikan pengurusan SIPA agar tidak ada masalah dikemudian hari,” tutupnya.

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300