Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel Kami
Example 325x300
Example floating
Example floating
Hukum

Kasus Kades Diduga Curi Data Pribadi Menunggu Gelar Perkara, Kuasa Hukum Yakin Akan Naik Tahap Lidik

×

Kasus Kades Diduga Curi Data Pribadi Menunggu Gelar Perkara, Kuasa Hukum Yakin Akan Naik Tahap Lidik

Sebarkan artikel ini
klikkiri.co
Pengacara, Andi Wawan.
Example 325x300

klikkiri.co – Kuasa Hukum perempuan berinisial MK (28) berharap pihak penyidik Cyber Polda Sulawesi Selatan segera melakukan gelar perkara.

Menurutnya, sejak mediasi bulan lalu di ruangan penyidik Cyber Polda Sulawesi Selatan mengalami deadlock.

Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel
Example 300x600
Iklan — Scroll Untuk Baca Artikel

“Sejak aduan kami masuk proses penyelidikan, kami yakin kalau penyidik sudah menemukan rangkaian peristiwa hukumnya, karena itu setelah upaya mediasi yang dilakukan kemarin deadlock, mestinya saat ini sudah masuk ke tahap gelar,” ujar Andi Wawan.

Pihaknya mengingatkan bahwa pengaduan tindak pidana sebagaimana yang dimaksud dalam pasal 45 Ayat 3 Jo Pasal 30 Ayat 1 Undang – Undang Nomor 19 Tahun 2016. Tentang perubahan atas Undang Undang No 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan transaksi Elektronik oleh Klien Kami sampai saat baru selesai tahap mediasi

“Saat ini kami menunggu SP2HP dari Penyidik. Info terakhir dari hasil komunikasi kami dengan penyidiknya kalau beliau saat ini sedang tugas keluar daerah, jadi mereka belum sempat mengirimkan SP2HP nya,” tambah advokat alumni Fakultas Hukum UMI ini.

Andi Wawan berharap semoga dalam waktu dekat SP2HP segera diterima dan pengaduan tersebut segera masuk tahap gelar perkara karena menurut keyakinannya jika gelar perkara segera dilakukan maka status hukum aduan itu akan segera naik lidik.

“Untuk semakin meyakinkan Penyidik, Bukti – Bukti tambahan sudah kami persiapkan dan itu semua akan kami sampaikan dalam gelar perkara,” tuturnya.

Ia berharap juga kasus ini sampai di titik terang dan tentu dengan begitu kliennya bisa mendapatkan kembali kepercayaan dirinya di tengah masyarakat yang terpuruk setelah data pribadinya diretas oleh oknum kepala desa. (***)

Example 325x300
Example 120x600
Example 325x300